Rabu, 28 September 2016

Published September 28, 2016 by with 0 comment

Tulisan tulisan lama tuh jangan dibuang. Karna yang namanya merangkai kata tuh ada jerih payah tersendirinya. wkwk. Apalagi bahasa jawa. Bagi yang ingin mengucapkan selamat datang untuk para hadirin. ini contohnya. 



Atur Pambagyaharja

Assallamu’alaikum Wr.Wb.

Dhumateng panjenengan para sesepu lan pinesepuh ingkang satuhu kinabekten. Para alim ulama lan para pengemban pengebaning praja ingkang dalah kinurmatan. Para tamu kakung sumawana putri ingkang tansah kula hormati. Saha para kadang wreda mudha ingkang tansah karahayon.

Wonten ing pepanggihan menika, sumangga kita sedaya tansah dherekaken puja –puji syukur wonten ngarsanipun Gusti Ingkang Maha Agung ingkang tansah paring kanikmatan saha karahmatan dhumateng kita sedaya saingga saget kempal wonten ing adicara menika kanthi raharja niring sambikala.

Bapak saha Ibu ingkang dalah kinurmatan. Kaparenga kula matur, bilih wonten ing kalodhangan menika, kla badhe mestuti dhawuh kersanipun Bapak Gideon Tengker pinangka talanging basa sulih salira.

Para kakung sumawana putri ingkang tansah kula hormati. Wonten ing pepanggihan menika, kula pinangka sulih salianipun Bapak Jalaludin ngaturaken sugeng rawuh dhumateng panjenengan sedaya. Mugi para rawuh kersa lenggah kanthi mardikaning penggalih. Saklajengipu Bapak Gideon Tengker lumantar kula ugi ngaturaken agunging panuwun kagem sedaya amargi sampun kersa nglonggaraken wekdal kagem adicara punika.

Para sedherek ingkang kinurmatan. Kedah kita mangertos bilih ing kalodhangan menika Bapak Gideon Tengker badhe malakramakaken putrinipun ingkang sesilih Nak Ayu Nagita Slavina, kadhaup kaliyan nak bagus  Rafii Ahmad  ingkang ijab kabulipun sampun dipunlampahaken ing wanci 8 enjing.

Awit saking menika, Bapak Gideon Tengker lumantar  kula, nyuwun donga pengestu panjenengan sedaya supados anggenipun bebrayan para pinanganten saget dados kaluarga ingkang sakinah, mawadah, warahmah, lan migunani kangge agama, tiyang sepuh ugi negara.

Para kakung sumawana putri ingkang kinurmatan. Wonten ing kalodhangan menika, Bapak Gideon Tengker nyuwun panjenengan supados kersa ngrantos pawiwahan menika wiwit purwa dumugi wasana. Bapak Gideon Tengker ugi nyumanggakaken para rawuh sedaya supados kersa ngedapi pasugatan ingkang cumawis sakwontenipun.

Bapak Ibu ingkang kinrmatan. Cekap semanten anggenipun kula matur. Bapak Gideon Tengker kaliyan kaluarga lumantar kula nyuwun pangapunten dhumateng para rawuh  menawi anggenipun nyumanggakaken para rawuh tasih kathah kekirangan. Ugi kula pinangka sulih saliranipun Bapak Jalaludin ugi nyuwun panapunten mbok bilih wonten kathah kalepatan anggenipun matur ingkang dipun sengaja utawi mboten sengaja. Mugoa para lenggah sedaya saget paring angunging pangapunten.

Wassallamu’alaikum Wr.Wb.
Eka Putriyana Widyastuti/08/XII MIA 1




Read More
    email this       edit
Published September 28, 2016 by with 0 comment

Sapardi Joko Darmono





 Aku Ingin
Sapardi JokoDarmono

Aku ingin mencintaimu
Dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api
Yang menjadikannya abu


Aku ingin mencintaimu
Dengan sederhana
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan
Yang menjadikannya tiada
Read More
    email this       edit
Published September 28, 2016 by with 0 comment

Cooming Soon... JIKA ada waktu, aku bakal nulis cerita-cerita about kisah cinta ku... huhu... 
Read More
    email this       edit
Published September 28, 2016 by with 0 comment

Pidatoku buat ujian praktik dulu...
Read More
    email this       edit
Published September 28, 2016 by with 1 comment

Pidato Pengaruh media sosial

Pidato Pengaruh media Sosial 
Eka Putriyana Widyastuti

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Kepada yang terhormat Bapak/Ibu pengawas Ujian Praktek Bahasa Indonesia,  serta teman-teman yang saya cintai.
Puji syukur kepada Allah SWT, atas berkah dan rahmatnya sehingga kita dapat berkumpul  dalam keadaan sehat walafiat pada hari ini.
Para Bapak/Ibu pengawas yang saya hormati dan teman-teman yang berbahagia,

Sebelumnya, saya berharap supaya teman-teman disini tidak ada yang membawa handpone untuk membuka media sosial, karena pada hari ini saya akan menyampaikan sedikit informasi mengenai media sosial dan dampak psikis yang timbul dari  tersebut. Sehingga akan membuat anda berpikir ulang apabila ingin membuka media sosial di waktu yang tidak tepat.

Teman-teman yang berbahagia

Seiring arus globalisasi yang kian santer di Indonesia, semakin maju pula perkembangan internet di dunia, berikut dengan perkembangan situs-situs jejaring sosial yang kian meluas di kalangan masyarakat. Mulai dari anak kecil hingga dewasa kini telah menggandrungi situs-situs jejaring sosial seperti facebook, twiter, ask.fm, bbm, line dan masih banyak lagi. Bahkan mereka menjadikan media sosial tersebut sebagai kebutuhan pokok mereka dalam sehari-hari. Berbicara tentang manfaatnya, tentu sangat banyak sekali manfaat yang dapat kita ambil memalui media sosial, itulah mengapa banyak orang di jaman sekarang ini cinderung menjadikan media sosial sebagai kebutuhan yang tidak pernah lepas dalam keseharian mereka. Bahkan diantara mereka rela melakukan berbagai cara agar tetap dapat membuka media sosial setiap waktunya.

Teman-teman yang saya cintai

Adanya media sosial yang kian merambah dalam kehidupan masyarakat tentu saja memiliki banyak dampak, baik dari segi positif maupun negatif. Saya tidak akan membeberkan dampak positifnya, karena saya yakin kalian sendiri sudah merasakan banyak dampak positifnya. Hal itu karena tak lain kalian telah memiliki banyak akun media sosial yang tidak pernah lepas dari kehidupan kalian sebagai sarana komunikasi dan berbisnis sehari-hari.
Hadirin yang berbahagia

Berbicara mengenai dampak positif dari media sosial memang sangat banyak sekali, saking banyaknya media sosial menjadi sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Setiap menit bahkan setiap detik mereka selalu mengecek gadget mereka dan melihat kabar baru mengenai akun media sosial yang mereka punya. Hal ini tentu justru memicu dampak negatif dari media sosial, yang jika dihitung-hitung akan sangat banyak yang timbul.
Teman-teman dan guru yang berbahagia

Yang pertama adalah kecanduan. Saking banyaknya dampak positif yang diambil dari media sosial, masyarakat semakin kecanduan terhadap media sosial. Dalam kesehariannya tak terhitung masyarakat kita membuka akun media sosial. Setiap 15 menit atau mungkin setiap detik, mereka akan membuka akun mereka. Hanya sekedar untuk mengecek status ataupun membuat status mereka. Memang dengan adanya media sosial, masyarakat dapat memfungsikannya sebagai buku harian. Segala kegembiraan, keluh kesah, amarah, dan kejengkelan mereka dapat diluapkan dengan menulis status-status di dalam media sosial. Saking kecanduannya dengan media sosial, tak sedikit orang yang akan melakukan berbagai cara untuk tetap mengakses akun mereka. Cara tersebut mereka lakukan karena mereka kesulitan untuk lepas dari media sosial. Saya ambilkan contoh dari Inggris dan China. Di Inggris, dibandingkan jaringan listrik orang Inggris lebih memilih koneksi internet. Mereka mengaku selalu gelisah jika tidak ada koneksi internet. Menurut mereka koneksi internet lebih penting dari pada jaringan listrik itu sendiri. .Di Beijing – China, Wang seorang ABG yang kecanduan internet menikam ibunya hingga tewas karena sang ibu menolak memberikan uang untuk pergi ke warnet.

Yang kedua, media sosial dapat membuat orang mengalami stress. Meskipun banyak orang orang menganggap media sosial dapat dijadikan pengobat stress namun tak bisa dipungkiri jika media sosial justru membuat orang semakin stress. Pernahkan sebagian dari kalian merasa jengkel apabila status anda tidak di-like orang? Mendapat komentar menjengkelkan atau menyudutkan? Akun anda di unfollow orang yang anda anggap berharga? Atau bahkan akun anda di hack orang? Tidak dipungkiri jika itu membuat naik darah bahkan stress karena telalu jengkel. Apalagi sekarang begitu marak aksi kejahatan di media sosial seperti bullying, pencurian data, penipuan dan sebagainya. Tentu akan menganggu psikologi seseorang.

Yang ketiga adalah kurangnya perhatian seseorang. Seseorang menjadi lupa diri,lupa waktu, lupa tempat, bahkan lupa dengan orang disekitarnya. Karena terlalu sibuk dengan dengan media sosialnya, orang akan cindurung menjadi apatis terhadap orang lain akibat media sosial.

Yang keempat adalah  memicu kelainan psikologi seseorang yang cinderung lupa akan kehidupan nyata mereka. Sebagai contoh seseorang akan semakin bebas berselancar mengikuti kabar dari idola-idola mereka dan menggunakan sosial media untuk membangun komunitas berupa group atau fanpage dimana anggotanya adalah mereka yang memiliki hobi yang sama. Dengan begitu seseorang akan mudah lupa jika sebenarnya mereka memiliki teman di dunia nyata yang setiap hari dapat bertatap muka. Atau bahkan akan berbanding terbalik. Memang benar mereka memiliki banyak teman di dunia maya tapi tidak dengan dunia nyata. Karena dengan media sosial ini seseorang yang pada aslinya cinderung menutup diri dapat dengan gagah berani meluapkan segala keberanian mereka di media sosial. Mereka akan dengan bebas menulis tentang perasaan mereka, mengomentari seseorang bahkan memaki seseorang. Mereka cinderung tidak sadar dengan apa yang mereka tulis karena keberanian mereka yang mendadak muncul.
Hadirin yang berbahagia

Itu tadi merupakan dampak buruk dari sisi psikologis akibat pengaruh media sosial. Untuk menghindari dari berbagai dampak tersebut seseorang dapat melakukan berbagai hal yang dapat menghindarkan dari kecanduan media sosial. Jika memang menurut anda media sosial digunakan untuk mengurangi stress ada baiknya jika ada menggunakan cara lain seperti berjalan-jalan ke gunung atau ke pantai, berolah raga, berekreasi dan sebagainya. Selanjutnya jangan lupa untuk mengatur waktu. Tentu tidak ada yang melarang seseorang untuk menggunakan media sosial. Tapi ada baiknya jika kita menggunakannya hanya di saat-saat tertentu saja. selanjutnya untuk lebih selektif memilih pertemanan. Jangan gunakan media sosial untuk sepenuhnya bersosialisasi. Belum tentu pertemanan anda di media sosial membawa dampak baik bagi anda. Adapun anda harus sering-sering bersosiali sasi di dunia nyata dengan masyarakat. Bukan hanya di media sosial saja.

Teman-teman yang para guru yang berbahagia

Itu tadi sekilas mengenai dampak psikologis seseorang akibat pengaruh media sosial. Semoga yang saya sampaikan dapat bermanfaat bagi anda. Apabila ada kesalahan dalam bertutur kata, saya mohon maaf sebesar-besarnya dan terima kasih atas perhatiannya.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb. 
Read More
    email this       edit
Published September 28, 2016 by with 0 comment

Contoh Teks Berita dalam Bahasa Jawa

Edu Fair SMA N 1 Wates, Paring kathah manfaat kagem para siswa kelas 12 SMA N 1 Wates

Jum’at, 29 Januari 2015, SMA N 1 Wates karawuhan alumni lulusan tahun 2014/2015. Para alumni sakmenika dhateng wonten ing SMA N 1 wates menika mboten badhe ngurusi berkas-berkas ingkang dereng kaurus kados biasanipun. Ananging para alumni menika sami sareng-sareng paring informasi bab perguruan Tinggi. Informasi menika dipunandharaken ing seminar ingkang dipunwastani Edu Fair SMA N 1 Wates. Wonten ing seminar menika, para alumni ngandharaken maneka warna informasi bab perguruan tinggi saking cara perndaftaran, prodi, akreditasi ngantos biayanipun. Para alumni ingkang ngentu menika dhateng saking maneka warna Perguruan tinggi Negeri utawa Swasta. Dados, wonten ing seminar menika para siswa kelas 12 SMA N 1 wates ingkang tumut wonten seminar edu fair menika saget anggadhahi informasi-informasi saking maneka warna perguruan tinggi ingkang dipunandharaken para alumni.
“Kula remen sanget awit kawontenan adicara Edu Fair SMA N 1 Wates menika. Amargi kula dados saget tuker pengalaman bab perguruan tinggi kalian para alumni. Saingga kula saget gadhah informasi-informasi ingkang penting bab perguruan tinggi.” ngendikanipun Salmaa, salah satunggalipun  siswa kelas 12 SMA N 1 Wates ingkang tumut ing seminar Edu Fair SMA N 1 Wates menika.  
            Mboten namung adicara seminar Edu Fair SMA N 1 Wates kemawon ingkang dipunselenggarakaken para alumni SMA N 1 Wates. Ananging para alumni menika ugi mbikak stan-stan alit ing ruang-ruang kelas SMA N 1 Wates ingkang saben stan menika nyediani maneka warna brosur-brosur ingkang wosipun ngemot informasi bab perguruan tinggi. Saben stan menika kaisi setunggal perguruan tinggi. Ing dinten menika kirang langkung wonten sedasa luweh stan ingkang dipun damel para alumni. Inggih menika stan UNY, UNS, UGM, Poltekes, STAN, STIS, UII, UAD, UPN, Undip, UIN,UMY lan sakpanunggalanipun.
            Para siswa ingkang badhe mangertos informasi-informasi menika, saget dhateng ing stan-stan perguruan tinggi menika miturut karemenanipun para siswa. Lajeng, para siswa menika, saget mendhet brosur-brosur ingkang sampun wonten in stan-stan menika. Para siswa ugi saget tanglet informasi kaliyan para alumni ingkang njagi stan menika.
            Adicara Edu Fair menika pancen nggadhahi manfaat langkung sae kagem para siswa kelas 12 SMA 1 Wates. Awit saking menika para siswa saget gadhah gambaran-gambaran bab perguruan tinggi ingkang badhe dipuntuju sak sampune lulus saking SMA N 1 Wates. Kabukti saking antusiasipun para siswa saking adicara Edu Fair menika.

Eka Putriyana Widyastuti/08/XII MIA 1


Read More
    email this       edit

Minggu, 25 September 2016

Published September 25, 2016 by with 0 comment



Metode Karakterisasi Telaah Fiksi
Karya Albertine Minderop




Judul                          : Metode Karakterisasi Telaah Fiksi
Pengarang                   : Albertine Minderop
Penerbit                      : Yayasan Obor Indonesia di Jakarta
Tahun terbit                : 2005
Jumlah halaman           : 178




            Dalam buku ini ditulis untuk membantu mahasiswa di bidang sastra untuk menelaah karakter para tokoh dalam tulisan fiksi. Penulis melihat bahwa selama ini banyak mahasiswa yang masih menghadapi masalah dalam menelaah karakterisasi tokoh saat mengikuti kuliah di bidang sastra. Sebabnya adalah karena kurangnya pemahaman konsep dan metode karakterisasi.  Dalam pendahuluan penulis menjelaskan bahwa dalam mendalami karakterisasi tokoh, tidak hanya melalui novel ataupun drama. Tapi dapat pula melalui puisidengan menelaah gaya bahasanya.
            Di buku ini, penulis menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantarnya. Namun dalam setiap penjelasaan, penulis menyisipi kutipan-kutipan cerita dalam novel yang berbahasa Inggris. Sehingga, pembaca seolah-olah diajak menganalisis kutipan-kutipan tersebut.
            Keunggulan dalam buku ini adalah pembaca dapat dimudahkan pemahamannya dalam menelaah karakter tokoh melalui metode-motode atau teknik tertentu yang dijabarkan dalam buku ini. Selain itu buku ini dilengkapi panduan atau penjelasan secara rinci beserta contoh-contoh yang lengkap berupa kutipan cerita dalam novel  sehingga membantu untuk menelaah melalui metode yang diajarkan. Namun disisi lain, adanya kutipan kutipan dalam berbahasa inggris dapat menyulitkan pembacanya yang masih awam dalam dunia sastra. Bahasa yang dalam, menyulitkan para pemula untuk memahami apa yang dibicarakan si penulis.

            Secara keseluruhan, buku ini benar-benar layak untuk dibaca dan dipahami oleh mahasiswa khususnya di bidang sastra untuk membantu dalam setiap pembuatan karya atau memahami karakterisasi tokoh dari karya sastra lain. Baik berupa novel, drama, puisi, maupun film. 
Read More
    email this       edit